Awalan(?)

Hai. Sudah lama sekali tidak update tulisan disini. Apa kabar? Semoga selalu sehat dan bahagia ya. Oya, tulisan ini dibuat pada saat masa pandemi coronavirus yang melanda dunia. Akibat dari pandemi ini, tentu banyak yang dirugikan. Rencana-rencana yang telah dipersiapkan dari jauh-jauh hari terpaksa ditunda atau bahkan dibatalkan. Banyak orang yang merasa “kesialan” datang di tahun 2020. Ditinggal oleh orang yang disayangi selamanya, kehilangan pekerjaan, berkurangnya produktifitas, , terpisahkan oleh jarak dari orang yang disayangi, dan lain-lain. Tidak sedikit juga orang-orang yang sudah mulai putus asa bahwa pandemi ini akan cepat berlalu. 





Ah, aku lupa. Tujuanku kembali menulis disini sebenarnya hanya ingin mencoba kembali aktif menulis sambil mengisi waktu luang dikala masa pandemi ini. Foto diatas diambil dari Pinterest yang pasti ada sumber utamanya. Dari foto itu ada tantangan 30 hari menulis. Yaaaa semoga saja bisa konsisten. Hahahaha.

Omong-omong soal konsisten, bagiku sendiri, aku adalah orang yang paling tidak konsisten di dunia ini. hahaha. Aku orang yang suka bimbang jika dihadapkan dengan suatu pilihan. Pun dalam mengambil keputusan atas pilihan itu, aku cenderung menggunakan “perasaan”. Terkadang aku terlalu memikirkan apa yang orang lain akan rasakan dari keputusan itu. Bisa dibilang juga sebagai orang yang “ga-enak-kan”. Aku yakin sih, di dunia ini ada orang yang seperti itu. Sering merasa ragu dengan keputusan sendiri, apakah keputusan itu melukai perasaan orang lain? Apakah aku akan dijauhi? Yaaa pertanyaan-pertanyaan kecil seperti itu sering muncul di kepalaku.

Nah, mungkin itu salah satu personality-ku yang menonjol dan mungkin kerabat dunia-ku juga merasakannya. hahahah.

Untuk personality lain sebenarnya tidak ada yang “spesial” dan tidak ada yang bisa kubanggakan sih. Aku hanya lelaki biasa yang lebih suka di rumah/kosan tapi juga sering merasa “kesepian” kalau terlalu lama diam di rumah/kosan. Cari aman? Bisa dibilang begitu, atau lebih ke “cupu” kali ya? hahaha.

Ah iya, kembali ke sifat “ga-enak-kan”, aku juga sering takut dan susah dalam menolak sesuatu yang padahal itu diluar kemampuanku. Dan itu malah membentuk sifat kecilku yang tidak bisa bertanggungjawab dalam melaksanakan tugas dan malah berusaha untuk melemparkannya ke orang lain. Mungkin selain “ga-enak-kan”, bisa disebut juga dengan “sok tahu” ya? aku tidak memiliki kemampuan yang layak tapi sudah mengambil tugas yang terkadang mempunyai tanggung jawab besar. Yaaa untungnya juga aku diberikan orang-orang disekitarku yang mau membantuku melaksanakan tugasku. Terima kasih ❤.

Sepertinya yang kuceritakan hanya yang “jelek” ya? ah…aku hanya merasa kalau aku menceritakan yang menurutku “baik” itu serasa aku menyombongkan diri. Iya ga sih? Gak tau deh.

Segitu dulu deh, sedikit banget. Oiya, ini akan kuusahakan update setiap hari karena mengikuti challenge yang ada di atas hehehe. Semoga suka.

Stay safe, stay healthy.

Dyadyah(?).

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Halo lagi